Gunung Sibayak
⚠ Perhatian: Gunung api aktif. Abu erupsi Sinabung (Agustus–September 2026) sempat menyebar ke kawasan Berastagi; periksa kondisi terkini sebelum mendaki.
Gunung api setinggi sekitar 2.212 mdpl di utara Berastagi. Namanya dalam bahasa Karo bermakna 'raja', dan pendakiannya termasuk yang paling ramah pemula di Sumatera Utara.
Letusan terakhir Sibayak tercatat sekitar tahun 1881, tetapi aktivitas panas buminya masih terlihat dari lubang uap (fumarol), endapan belerang, dan danau kawah kecil. Ada tiga jalur utama: jalur Semangat Gunung/Raja Berneh yang tertata dan cocok untuk pemula, jalur Jaranguda yang paling populer, serta jalur '54' dari Doulu yang lebih berat dan sebaiknya ditempuh bersama pemandu. Banyak pendaki berangkat dini hari untuk melihat matahari terbit dari puncak, lalu berendam di pemandian air panas di kaki gunung.
- 🚗 Cara ke sana
- Sekitar 60 km dari Medan. Dari Berastagi menuju Desa Jaranguda (Kec. Merdeka) sebagai titik awal jalur wisata; pendakian ke puncak umumnya 2–3 jam.
- 🎟 Tiket
- Rp10.000 per orang (detikSumut, Januari 2024)
- 💡 Tips
- Bawa jaket tebal, senter, dan air minum bila mendaki untuk melihat matahari terbit, karena suhu di puncak dini hari sangat dingin.
Sumber: Gunung Sibayak — Wikipedia · Gunung Sibayak: 3 Jalur Pendakian — detikSumut
Foto: Palma Bernardo Alexius Hutabarat ·
Foto: Ning Gusti ·
Foto: Christian Advs Sltg ·