Merga Silima
Lima merga induk kalak Karo — Karo-karo, Ginting, Tarigan, Sembiring, dan Perangin-angin — beserta sub-merganya.
Sumber: Suku Karo · Merga Silima — Wikipedia
Kenali budaya dan sejarah Taneh Karo, belajar cakap Karo, dan menulis dengan Surat Karo — semuanya di satu tempat.
03.10.2026 · 92318 Pölling Neumarkt in der Oberpfalz Bayern, Germany
Mburo Ate Tedeh - Pesta Karo Jerman
Lihat acara →
Lima merga induk kalak Karo — Karo-karo, Ginting, Tarigan, Sembiring, dan Perangin-angin — beserta sub-merganya.
Sumber: Suku Karo · Merga Silima — Wikipedia
Tiga pilar hubungan sosial: kalimbubu, senina, dan anak beru. Dasar dari setiap upacara adat.
Sumber: Rakut Sitelu — Wikipedia
Rumah adat untuk delapan keluarga di bawah satu atap, dengan tanduk kerbau di puncak atapnya.
Sumber: Siwaluh Jabu, Melawan Waktu — BPODT Kemenpar
Kain tenun Karo seperti Uis Gara dan Uis Nipes, dipakai sesuai peran dan jenis acara.
Sumber: Uis Gara — Wikipedia · Mengenal Uis Gara — detikSumut
Pesta muda-mudi dengan landek (tari) dan musik, biasanya digelar saat Kerja Tahun.
Sumber: Gendang guro-guro aron — Wikipedia
Ansambel musik tradisional: sarune, gendang singindungi, gendang singanaki, penganak, dan gung.
Sumber: Penyajian Musik Gendang Lima Sendalanen — Repositori Unimed
Dikumpulkan otomatis dari surat kabar tepercaya. Klik judul untuk membaca berita lengkap di situs aslinya.
„Mahkamah Agung (MA) menyatakan Amry KS Pelawi tidak terbukti bersalah dalam korupsi pembuatan profil desa di Karo.“
Buka berita di detikSumut ↗
„Mie Ayam Luber di Berastagi menawarkan topping ayam melimpah dengan cita rasa manis gurih. Suasana nyaman dan harga terjangkau, hanya Rp35 ribu per porsi.“
Buka berita di detikSumut ↗
„PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Kabanjahe masih menunggu finalisasi petunjuk teknis (juknis) terkait penerapan skema pembiayaan PNM Mekaar dengan suku bunga 8 % bagi nasabah di wilayah kerjanya.Kepala Cabang …“
Baca selengkapnya di ANTARA Sumut ↗
„Sebuah video yang menampilkan diduga aksi pungutan liar (pungli) kembali terjadi di kawasan wisata Sidebuk-debuk, Kabupaten Karo, beredar di media sosial.“
Buka berita di detikSumut ↗
„Wakil Rektor Kampus IT&B Karo berinisial AS (38) ditemukan tewas di kamar mandi rumahnya. Mobil dan sejumlah barang milik korban tidak ditemukan di lokasi.“
Buka berita di detikSumut ↗
„Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution meminta masyarakat dan media menghindari komentar negatif serta perundungan di media sosial agar pemulihan fisik dan psikologis siswa korban dugaan keracunan MBG di …“
Baca selengkapnya di Tempo ↗
„Curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah sekitar Gunungapi Sinabung, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak Selasa pagi (8/9/2026), memicu turunnya aliran lahar dingin yang terbawa ke sejumlah aliran …“
Baca selengkapnya di ANTARA Sumut ↗
„Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution memastikan sebanyak 280 warga Desa Kuta Tengah, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, telah dievakuasi ke lokasi pengungsian menyusul peningkatan aktivitas Gunung Sinabung yang kini …“
Baca selengkapnya di ANTARA Sumut ↗
„Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Antonius Ginting bersama Wakil Bupati Karo Komando Tarigan dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo makan malam bersama warga terdampak erupsi Gunung Sinabung di …“
Baca selengkapnya di ANTARA Sumut ↗
Kutipan singkat dari RSS detikSumut, ANTARA Sumut, Tribun Medan, Tempo. Hak cipta berita ada pada penerbitnya masing-masing.
Tiga hari ke depan untuk tiap kecamatan, diperbarui beberapa kali sehari.
Sumber data: BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika).
Masyarakat Karo (atau Kalak Karo) memiliki identitas budaya yang sangat mandiri dan kuat. Berbeda dengan narasi antropologi kolonial yang sering menggabungkannya ke dalam rumpun Batak, masyarakat Karo memiliki sejarah migrasi, sistem adat, serta akar linguistik tersendiri yang telah eksis jauh sebelum narasi tersebut dibentuk.
Foto: C.J. Kleingrothe, sekitar 1900 · KITLV / Wikimedia Commons · domain publikJejak politik tertua masyarakat Karo kerap dikaitkan dengan Kerajaan Haru (Aru) yang diperkirakan sudah berdiri sejak awal abad masehi. Pada masa keemasannya, wilayah kekuasaan kerajaan ini sangat luas, membentang dari wilayah Aceh Besar hingga ke Sungai Siak di Riau. Pengaruh India Selatan: Jejak spiritual awal menunjukkan adanya pengaruh Hindu-Buddha kuno yang dibawa oleh pedagang atau imigran India Selatan. Hal ini terlihat dari adanya Aksara Karo (Surat Aru) yang berakar dari aksara Pallawa, serta tradisi kuno klan marga Sembiring (Sembiring Singombak) di Desa Seberaya yang secara historis memiliki keterkaitan dengan ritual pemujaan Hindu masa lampau.
Sumber: https://erlajar.karokab.go.id/
Taneh Karo dibagi dalam wilayah urung dan kesibayakan, seperti Lingga, Sarinembah, Suka, Barusjahe, dan Kutabuluh.
Pasukan kolonial menguasai dataran tinggi Karo setelah perlawanan rakyat.
Kiras Bangun (Garamata) memimpin perlawanan terhadap Belanda; kelak ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional.
Pada Agresi Militer Belanda, rakyat Karo membakar kampungnya sendiri agar tidak dipakai musuh.
Sinabung meletus kembali setelah tertidur ratusan tahun, mengubah kehidupan banyak desa di sekitarnya.
Orang Karo tidak hanya tinggal di Kabupaten Karo. Karo Gugung mendiami dataran tinggi; Karo Jahe tinggal di hulu Deli Serdang dan Langkat. Jumlahnya sekitar 1,1 juta jiwa (Sensus 2010).
Foto: Masjawad99 · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0Dataran tinggi di sekitar Sinabung dan Sibayak, asal orang Karo — Taneh Karo Simalem. Penduduknya sekitar 422 ribu jiwa.
Kecamatan: Kabanjahe, Berastagi, Simpang Empat, Merek, Barusjahe, Tigapanah, Munte, Payung, Tigabinanga, dan lainnya (17 kecamatan)
Sumber: Kabupaten Karo — Wikipedia
Wilayah hulu dari lereng Bukit Barisan ke arah Medan, yang lama berinteraksi dengan Melayu pesisir.
Kecamatan: Sibolangit, Pancur Batu, Kutalimbaru, Sibiru-biru, Namorambe, Sunggal, Deli Tua, Gunung Meriah, STM Hulu, STM Hilir
Sumber: Suku Karo — Wikipedia · Sejarah Migrasi Etnis Karo — Jurnal Unimed
Daerah hulu Langkat, dihuni bertahap sejak masa kolonial lewat perdagangan dan pembukaan lahan.
Kecamatan: Bahorok, Kutambaru, Salapian, Sei Bingai, Kuala, Selesai, Batang Serangan, Serapit
Sumber: Sejarah Migrasi Etnis Karo ke Kecamatan Bahorok — Jurnal Unimed
Bagian Dairi yang berbatasan dengan Kabupaten Karo, dikenal subur dengan kebun kopi.
Kecamatan: Tanah Pinem, Tigalingga, Gunung Sitember, Siempat Nempu Hilir
Sumber: Suku Karo — Wikipedia
Kecamatan di utara Simalungun yang berbatasan dengan Karo punya komunitas Karo yang cukup besar.
Kecamatan: Dolok Silau, Pamatang Silimahuta, Silimakuta
Sumber: Suku Karo — Wikipedia
Kota tujuan utama perantau Karo. Menurut tradisi, Kampung Medan dibuka oleh Guru Patimpus Sembiring Pelawi pada akhir abad ke-16.
Sumber: Suku Karo — Wikipedia
Kota di antara Medan dan Langkat dengan komunitas Karo yang besar.
Sumber: Suku Karo — Wikipedia
Di luar Sumatera Utara orang Karo juga bermukim di Aceh Tenggara; bahasa Karo berkerabat dekat dengan bahasa Alas-Kluet.
Kecamatan: Lawe Sigala-gala, Babul Makmur, Semadam
Sumber: Suku Karo · Batak Karo language — Wikipedia
Gunung, danau, air terjun, desa adat dan pasar buah — tempat-tempat yang layak dikunjungi di Taneh Karo, lengkap dengan peta.
Foto: Bisajunisa · Wikimedia Commons · CC BY-SA 4.0 — Pesta Buah Berastagi 2019Pesta syukur panen tiap desa; keluarga dari rantau pulang kampung, menyajikan cimpa dan makan bersama.
Pesta muda-mudi dengan landek dan gendang, puncak keramaian Kerja Tahun.
Festival hasil bumi dataran tinggi Karo: pawai bunga, pameran buah, dan pertunjukan budaya.
Lomba landek, ende-enden, dan busana adat; pentas seni dari berbagai kecamatan.
Upacara adat menandai musim menanam padi, disertai doa dan makan bersama.
Pertunjukan Gendang Lima Sendalanen di acara adat dan perkawinan.
Tanggal pasti tiap tahun menyusul — kirim info acara di kutamu ke redaksi karo-online.com.
Bahasa Karo termasuk rumpun Batak Utara, berkerabat dekat dengan Pakpak dan Alas-Kluet, dan dituturkan di Karo, Langkat, Deli Serdang, Dairi, Medan, serta Aceh Tenggara. Tekan 🔊 untuk mendengar lafalnya.
Sumber: Bahasa Karo · Batak Karo language — Wikipedia
Setiap induk surat berbunyi konsonan + “a”. Tanda anak surat mengubah vokalnya atau mematikan bunyinya. Pilih satu huruf untuk melihat variasinya.
Foto: Wellcome Collection (L0031388) · Wikimedia Commons · CC BY 4.0Transliterasi otomatis bersifat perkiraan. “e” dibaca pepet (ə), “é” untuk e terbuka.
Sumber: Surat Batak — Wikipedia · Anak ni Surat — Uli Kozok